Minum Kopi Dapat Membantu Mengontrol Tekanan Darah

Dalam sebuah studi dari Universitas Bologna dan universitas lainnya, para ilmuwan menemukan bahwa minum kopi membantu menjaga tekanan darah rendah.
Orang yang minum dua atau tiga cangkir kopi sehari memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya minum satu cangkir atau tidak sama sekali.
Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa asupan kopi dalam jumlah sedang—sekitar 2–5 cangkir sehari—dikaitkan dengan kemungkinan lebih rendah terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, kanker hati dan endometrium, penyakit Parkinson, dan depresi.
Bahkan, orang yang minum kopi dapat mengurangi risiko kematian dini.
Meskipun minum kopi telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat bagi kesehatan jantung, pengaruhnya terhadap tekanan darah belum sepenuhnya dipahami.
Dalam studi terbaru, tim membandingkan nilai tekanan darah sentral dan perifer pada 720 pria dan 783 wanita. Orang-orang ini melaporkan minum kopi dalam jumlah yang berbeda setiap hari.
Para peneliti menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dikaitkan dengan tekanan darah sistolik yang lebih tinggi (angka teratas pada pembacaan tekanan darah) dibandingkan dengan mereka yang banyak mengonsumsi kopi, atau tekanan darah sistolik yang lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi kopi.
Secara khusus, orang yang minum 2 cangkir kopi per hari dan orang yang minum >3 cangkir per hari memiliki tekanan darah sistolik yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi, masing-masing sebesar 5,2 mmHg dan 9,7 mmHg.
Tren serupa juga ditemukan untuk tekanan nadi perifer, tekanan darah aorta, dan tekanan nadi aorta.
Tekanan nadi perifer adalah penjumlahan gelombang maju dan gelombang pantul.
Dengan demikian, tekanan nadi bergantung pada volume sekuncup, elastisitas dan diameter aorta, kecepatan gelombang nadi, dan jarak pantul efektif (jarak dari titik pantul ke jantung).
Tekanan darah sistolik sentral (aorta) (cSBP) adalah tekanan yang dirasakan oleh jantung, otak, dan ginjal.
Tekanan darah diastolik adalah tekanan minimum yang dialami di aorta saat jantung berelaksasi sebelum mengeluarkan darah ke aorta dari ventrikel kiri (sekitar 80 mmHg).
Berdasarkan temuan ini, tim menyimpulkan bahwa konsumsi kopi secara teratur berkaitan dengan tekanan darah sistolik, tekanan nadi, tekanan darah aorta, dan tekanan nadi aorta yang lebih rendah, tetapi dengan kekakuan arteri yang serupa.
Penelitian ini dilakukan oleh Arrigo Cicero dkk. dan dipublikasikan di jurnal Nutrients.